![]() |
|
|||||||
| Register | FAQ | Members List | Calendar | Search | Today's Posts | Mark Forums Read |
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
|
#1 |
|
Junior Member
|
Insentif jasa lingkungan adalah sebuah kompensasi dari bagian hilir yang diberikan kepada masy. di hulu atas jerih payahnya dalam menjaga kelestarian hutan.
Dari hasil kaji dokumen, ternyata belum ada bentuk praktek PES yang mengarah pada konsepsi diatas. Dengan kata lain praktek jasa lingkungan masih pada taraf pengenalan apa itu jasa lingkungan saja. Jalan panjang perlu ditempuh untuk mendorong "kepedulian dan Tanggung jawab Hulu-Hilir" Pokok-pokok pikiran dari pengembangan "jasa Lingkungan" adalha : - Kesadaran masyarakat di Hulu untuk menjaga kelestarian sumber daya alam (khususnya daerah tangkapan air). - Munculnya tanggung jawab/kepedulian masyarakat Hulu untuk menghargai upaya-upaya pelestarian di daerah hilir, karena ini juga menyangkut keberlangsungan daya dukung di hilir. Last edited by Cak Inul : 03-05-2009 at 10:40 PM. |
|
|
|
|
|
#2 |
|
Junior Member
|
Setuju banget mas....
Salah satu penggunaan dana hasil pembayaran jasa lingkungan itu mungkin dapat digunakan untuk mengembangkan ekonomi komunitas pedesaan. Selama ini kerusakan hutan terjadi karena ekonomi di sekitar kawasan hutan tidak memberi penghasilan yang memadai bagi warga sekitar hutan. Bila tidak ada lagi pilihan bertani, mereka merambah ke hutan. Semoga Lestari Bumi Kita |
|
|
|
|
|
#3 |
|
Junior Member
|
Betul Lih
Penguatan ekonomi memang menjadi salah satu opsinya, karena ini akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada SDA Akan tetapi ini perlu proses, karena sekarang pemahaman tentang jasa lingkungan masih belum sampai pada konsepsi yang sebenarnya. Kalau langsung menukik pada penguatan ekonomi, akan timbul pertanyaan dari potensial buyers "sebenarnya apa sih yang sudah dilakukan oleh masyarakat di daerah hulu". Untuk menjawab pertanyaan itu saja masih perlu berfikir keras, Karena memang kontribusi (kesadaran) masyarakat didaerah hulu terhadap pelestarian SDA masih sangat parsial dan belum luas. Apakah dengan inistatif yang sangat sedikit itu sudah bisa dikatakan bahwa iklim mikro sudah terbentuk (fungsi ekologis), atau apakah sudah bisa menjaga neraca air agar tetap seimbang. Oleh karena itu dalam mendorong PES, tidak hanya membangun negosiasi dengan potensial buyers saja, akan tetapi kesadaran dan kepedulian masyarakat di hulu juga harus disentuh. Ini perlu pentahapan yang jelas dan butuh waktu, tapi kita tetap optimis pasti bisa. YES WE CAN......... |
|
|
|
|
|
#4 |
|
Junior Member
|
Kedaran masyarakat memang memegang penting dalam pelaksanaan dan pemantauan kegiatan pemanfaatan lingkungan. Hanya saja, sangat sulit untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap SDA. Kurangnya akses informasi masyarakat lokal terhadap arti pentingnya lingkungan menjadi salah satu penyebab hal tersebut.
Hal yang sebaiknya dipikirkan saat ini adalah bagaiman merupah pola pikir masyarakat saat ini yang memandang lingkungan sebagai "alat" memenuhi kehidupan menjadi "Partner" dalam menjalani hidup. Gimana mas??? |
|
|
|
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|